Pengertian dan Contoh Hamzah Qatha’ dan Hamzah Washal

By | 23/10/2017

Penjelasan tentang pengertian dan contoh hukum bacaan Hamzah Qatha’ dan Hamzah Washal.

Hamzah adalah bagian dari huruf hijaiyah, yang pada dasarnya tidak ada perbedaan dengan huruf-huruf hijaiyah lainnya. Namun dalam konteks tertentu, hamzah mempunyai dua cara dalam membacanya.
Pertama: hamzah tetap diucapkan dalam kondisi apapun, hamzah inilah yang disebut hamzah Qatha’.
Kedua: hamzah yang kadang-kadang diucapkan dan kadang-kadang tidak diucapkan, hamzah inilah yang disebut hamzah washal.

A. Hamzah Qatha’
Hamzah Qatha’ berarti hamzah yang terputus. Dalam arti cara membacanya terputus dan tidak diteruskan, karena itu ia tetap terbaca. Pengertian ini selanjutnya dirumuskan oleh ulama Qurra’ bahwa hamzah qatha’ adalah:

هَمْزَةُ اْلقَطْعِ هِىَ الْهَمْزَةُ الَّتِى تَثْبُتُ فِى النُّطْقِ دَائِمًا سَوَاءٌ كَانَتْ فِى بَدْءِ الْكَلَامِ اَمْ فِى وَصْلِهِ
“Hamzah yang dapat diucapkan selamanya, baik di permulaan kalimat maupun di tengah-tengahnya”.

Untuk hamzah qatha pada Mushaf Utsmani ditandai dengan (ء) pada huruf alif. Jika alif berharakat fathah dan dhammah, maka (  أَ  أُ ) di atas, tetapi jika alif berharakat kasrah, maka ( إِ ) nya di bawah alif.
Contoh:

No Tertulis Dibaca Tempat
1 إِخْوَةٌ إِخْوَةٌ Awal kalimat
2 أٰتَيْنَا أٰتَيْنَا Awal kalimat
3 جَٓاءَكُمْ جَٓاءَكُمْ Tengah kalimat
4 شُهَدَٓااَكُمْ شُهَدَٓااَكُمْ Tengah kalimat

B. Hamzah Washal
Hamzah washal berarti hamzah yang sambung atau tembus, dalam arti hamzah itu tidak dibaca ketika di tengah-tengah kalimat namun dibaca jika di awalnya. Pengertian ini selanjutnya dirumuskan oleh ulama Qurra’ bahwa hamzah washal adalah:

هَمْزَةُ اْلوَصْلِ هِىَ هَمْزَةُ اَّلتِى تَظْهَرُ فِى النُّطْقِ اِذَاجَاءَتْ فِى بَدْءِ اْلكَلَامِ وَلَاتَظْهَرُ اِذَاوُصِلَتْ بِمَا قَبْلَهَا
“Hamzah yang tampak diucapkan jika di awal kalimat, tetapi tembus (tidak tampak) jika disambung dengan huruf lain”

Pada hamzah washal dalam Mushaf Utsmani tidak ditandai seperti hamzah qatha’, tetapi cukup dengan huruf alif saja. Yang perlu diingat adalah bahwa hamzah washal ini tidak seperti alif huruf mad, karena alif huruf mad selamanya mati sedangkan hamzah washal tetap hidup, walaupun ketika disambung tidak diucapkan.
Contoh :

No Tertulis Dibaca Tempat
1 اِتَّبِعُوْا اِتَّبِعُوْا Awal kalimat
2 اِهْبِطُوْا اِهْبِطُوْا Awal kalimat
3 عِيْسٰى ابْنُ مَرْيَمَ عِيْسٰى ابْنُ مَرْيَمَ Tengah kalimat
4 بِئْسَ الاِسْمُ بِئْسَ الاِسْمُ Tengah kalimat

Sebagai tambahan, berikut ini kami tuliskan ayat al Qur’an sebagai bahan latihan.
Coba perhatikan dan pilihlah mana yang termasuk bacaan hamzah qatha’ dan mana yang hamzah washal:

اَنْبَٓاءِ , اِنَّ اللهَ اصْطَفٰكِ , وَارْكَعِىْ , بِإِذْنِ , وَاسْجُدِيْ , رَبِّ اجْعَلْ لِى , لَااِكْرَاهَ , مَا اقْتَتَلَ , أَدَمُ , اٰبَٓاءَكُمْ , اِذِابْتَلٰى

2 thoughts on “Pengertian dan Contoh Hamzah Qatha’ dan Hamzah Washal

  1. Syubbanul

    Informasi yang sangat bermanfaat terutama untuk saya yang berprofesi sebagai guru tahsin tahfidz. Jazakumullah khoir

    Reply
  2. Firna ayuningtiyas

    Makasih ya atas infonya semoga yang buat ini mendapat pahala dari allah SWT

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *